Sasadu/Balie , adalah rumah adat khas kecamatan Jailolo dan Sahu, Halmahera Barat. Rumah ini biasa dipakai sebagai tempat upacara adat pada saat panen tiba dan juga sebagai tempat berkumpulnya masyarakat, tidak hanya untuk tempat bersantai tapi juga sebagi tempat musyawarah.
Diujung atapnya ada sepasang bola-bola yang tertutup 'rambut' yang tergantung di sebilah kayu yang terbuat dari batang kelapa. Ini adalah simbol 'kaki' yang berarti 'kestabilan'.
Rumah adat ini sudah banyak yang punah dikarenakan dibakar sewaktu kerusuhan atau juga karena modernisasi.